Friendship??

“Uh… gue benci banget sama Romi” curhat Vika seorang siswi SMP itu dengan sahabatnya Gani seorang siswa SMA.

“Tau ga, masa dia ngeduain gue? Sakit Gan, gue sakit” lanjutnya. Gani hanya tersenyum sedih.

“Lo kok diem aja? Ngomong apa kek…”

“Gini lo Vik, kan itu udah pilihan lo mau sama dia, ya berarti lo udah siap disakiti ama dia dong. Kan lo tau dia itu kayak gimana dari dulu”

“Ah elo gan bukannya nenangin malah bikin tambah kesel”

“Ya udah sabar, terus lo putusin aja, gampang kan?”

“Mutusin sih gampang tapi sakit hatinya itu lho…”

 

Beberapa bulan silam saat Vika berbahagia ditembak oleh Romi.

“Gan, gue akhirnya ditembak sama Romi”

“Terus lo jawab apa?”

“gue bilang iya, dia kan ganteng”

“Selamat ya Vik, PJ jangan lupa. Hahahahaahaha”

Gani tetap tertawa walau sebenarnya hatinya sakit, dia jatuh cinta kepada sahabatnya itu sejak lama, namun ia tak mau mengungkapkannya. Gani takut kalau dia menyatakan perasaannya, Vika akan berubah membencinya. Lebih baik begini pikirnya, setidaknya dia tahu kalau Vika tidak ada rasa dengannya. Ia harus mulai menganggap Vika sebagai sahabat saja.

 

Setiap saat Vika cerita tentang kisah bahagianya dengan Romi, Gani hanya bisa berbohong kalau dia ikut berbahagia. Saat Vika curhat sedih, Gani pasti tetap tersenyum untuk memberi Vika semangat. Gani tahu kapan Vika sedang ada masalah tanpa Vika bercerita. Gani sudah mengenal Vika, dia sudah tahu sikap buruk dan baiknya. Segalanya tentang Vika ia tahu, namun Vika tak tahu apapun tentang Gani. Sampai suatu ketika Vika mengatakannya

“Lo tu selalu tau tentang kondisi gue, bahkan tanpa gue cerita, tapi gue ga tau apa-apa tentang lo”

 

Beberapa tahun kemudian kenangan itu terlibas di pikiran Gani. Dia pun menelepon Vika.

“halo Vika, apa kabar lo?”

”Baik Gan, gimana kabar lo?”

”baik juga.. gimana kabar kuliah lo?”

”lagi sibuk praktek nih… lo sendiri lagi apa?”

”lagi pendidikan dari kantor nih”

”wuih mantab lah, orang kantoran sekarang”

”belom kok… hahahaahaha… btw pacar lo siapa sekarang?”

”lagi jomblo neh, mana ada yang mau sih ama gue?”

”gue mau, lo mau ga jadi pacar gue?”akhirnya Gani menyatakan perasaannya bertahun-tahun lalu

”ah becanda aja lo Gan”

”gue ga becanda Vik”

”hmmm… emang lo suka gue dari kapan?”

”gue sebenernya suka lo dari lama dari sebelum lo jadian sama Romi”

”kok lo ga cerita? Lo tega ya gue disakitin ama dia? Lo tau ga? Coba lo dulu ngomong sama gue.. gue juga sebenernya suka sama lo”

”Maafin gue ya Vik, gue pikir lo emang cinta mati sama Romi. Gue juga ga mau hal itu ngerusak hubungan kita. Kalau gitu kita pacaran ya Vik?”

”Iya Gan, gue mau”

 

You will never know if you never tell

The more you search for love

You lost more love

Feel it, then you’ll know

 

Let your heart speaking

Let it open until you find your true love

Sometimes you find it on easiest way

Others find it in the hardest part

 

Love

You’ll never understand

No need to think about it

Let your heart outshine your mind

 

Love… Love… Love….

puisi iseng

Kelam itu tak jua pergi
Tak ada secercah cahaya harapan
Belenggu tirani semakin kuat
Putih adalah hitam dan hitam adalah putih

Sulut api hanya membakar diri
Tak ada cahaya yang tampak
Semakin lama putih tak diberi apa2
Kematian putih adalah keinginan hitam

Warna abu-abu harus memilih
Tak ada sikap netral
Mereka didoktrin untuk menjadi hitam
Bila tak bisa berubah mereka pun dimusnahkan

Para hitam saling menyusun piramida
Berusaha menjadi yang tertinggi
Saling menjejak dan menendang
Yang lebih berkuasa yang akan menang

Putih hanya bisa menatap dalam pasrah
Menanti datangnya cahaya
Menanti runtuhnya hitam
Menunggu saatnya untuk terbang

Berteriak tak terdengar
Berlari tak bergerak
Melotot tak terlihat
Selalu menanti datangnya cahaya
Cahaya yang tak kunjung datang
Kecuali dalam matinya

Torn

I need a stable relationship
You want a one-night-stand
I need a romantic thing
You just want a sex
I need a hug
You only want my body
This relationship need to be end
I am no need to hurt no more
That’s why i’m being a fake
I’m tired to be hurt
I want to be happy
But you come and break my heart
You throw me to the sky
Knowing i’ll be crashed upon my fall
But you are already gone
I just wanna say thank you
For making me not to believe in love again
Now i’m torn
I’m devastated
The rainbow is no longer colorful
The sky is always black
The air is hard to breath
I’m laying on the floor and hardly move
Waiting till i die

Broken Angel

“Adi berangkat dulu ya bu. Asalamualaikum” ujarnya sambil mencium tangan ibunya. Ibunya hanya mengangguk lemah tak mampu lagi mengucapkan apapun kanker ganasnya telah menggerogotinya begitu kejam. Suaminya pergi meninggalkannya dengan tragis, ditabrak lari oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Rumah yang hanya terbuat dari kayu dan triplek itu juga sudah mulai lapuk, ketika musim hujan tiba mereka terpaksa mengungsi di bantaran pertokoan kota metropolian itu. Tak usah memikirkan kasur, lantai pun masih beralaskan tanah dan tidurpun hanya beralaskan koran ataupun karung bekas. Pakaian yang digunakan Adi pun sudah tambal sana sini dan masih ada lubang yang belum tertutupi, bahkan kain bekas untuk menambal baju pun tak ada.
Adi yang baru berumur 8 tahun itu merupakan satu-satunya anaknya, dialah yang menjadi tulang punggung keluarga. Kerjaan Adi sehari-hari hanyalah tukang semir sepatu yang sering dicemooh orang.
Adi kemudian melangkah keluar rumahnya dengan tetap tersenyum. Tangisan telah habis, hanya senyuman yang dapat menghapus lukanya. Adi berjalan tanpa lupa menyapa orang-orang yang dilewatinya dengan harta berharga satu-satunya yaitu senyum tulus. Tanpa terasa Adi telah sampai di stasiun kereta tempat ia biasa menjajakan jasanya.
“Pak, semir pak.”. “Bu, Semir bu.” Namun tak ada yang mngindahkannya. Semuanya menyyingkir ketika Adi mendekati mereka. Entah sengaja atau tidak beberapa calon penumpang kereta api bertutur dengan temannya hingga terdengar oleh Adi. “Ihh… mana mau sepatu gue yang mahal ini disemir dia, rusak nanti, udah mana bau lagi dia, kotor pula. Jijik ge”. Adi hanya tersenyum saja mendengar perkataan itu. Baginya hinaan sudah merupakan udara yang dia hirup sehari-hari.
Untung saja ada bapak baik hati yang mempergunakan jasanya. Setelah selesai, Adi diberi uang Rp5.000,00. Adi tak langsung begitu saja pergi “Pak, ada uang pas saja? Jasa hanya dua ribu pak”. “Ambil saja kembaliannya”. “Tidak pak, saya akan tukar uang dulu ya, kalau saya sudah biasa terima lima ribu bisa-bisa saya jadi sombong dan menrik tarif tinggi nantinya pak. Kalau gitu saya yang susah sendiri pak. Hahahahaha.” Ujarnya dilanjutkan dengan tawanya sambil berlalu menukarkan uang. Dia pun mengembalikan uang itu ke bapak tersebut.
Hingga tengah hari memang tidak banyak penghasilannya. Dia hanya mendapat lima orang pelanggan. Perutnya keroncongan, tadi pagi pun ia tak punya uang untuk sarapan. Dia pun duduk di depan sebuah rumah makan di sekitar stasiun, melihat dengan nanar lahapnya orang makan di rumah makan tersebut. Namun ia teringat akan ibunya, maka ia menahan laparnya agar nanti sore bisa membeli makan untuk ibunya juga.
Lewatlah seorang bapak dengan pakaian yang sangat rapi. Seperti biasa Adi pun menawarkan jasanya “Pak, semir Pak.”. Namun bapak itu berlalu saja tanpa berkata apa-apa malahan dia menutup hidungnya dan berusaha seperti mengusir-usir lalat.
Tanpa sengaja Adi melihat dompet bapak itu terjatuh. Ia pun memungutnya, lalu segera memanggil bapak itu kembali. “Pak, ini dompetnya terjatuh”. Bukannya mendapatkan ucapan terima kasih, Adi malah mendapat teriakan dari bapak tersebut. “Heh, kamu pencopet ya? Dari penampilanmu pasti kamu pencopet? SATPAM, ini ada anak kecil mencopet.” Tanpa ditanya lagi, Adi dihajar olah bapak itu dibantu oleh satpam stasiun. Rambut adi pun dipotong dengan asal.
“Kecil-kecil udah jadi copet gimana gedenya? Dasar lo… awas kalau ketauan copet lagi” bentak satpam stasiun. Uang dan peralatan semirnya diambil satpam stasiun karena dianggap hasil curian juga.
Adi kemudian pulang dengan tertatih-tatih menahan lukanya namun dia tetap menyapa orang dengan senyumannya. Penderitaan itu tak menghilangkan senyumnya.
“Asalamualaikum bu, Adi pulang” sampailah Adi di rumah. Ibunya diam tak bergerak. Matanya terpejam mungkin tertidur anggapnya. Dia tetap memegang tangan ibunya untuk mengecupnya, namun tangan ibunya terasa dingin. “Ibu… Ibu…. IBU!!!!!!”. Adi menggoncang-goncang tubuh ibunya dan memanggilnya berkali-kali, tetap tak ada respon. Ibunya telah kembali ke penciptanya. Adi tak menangis namun tetap tersenyum. Tanpa terasa dia memejamkan matanya dan dia bertemu ibu dan ayahnya. “Ayah, Ibu, aku senang bisa bertemu lagi dengan kalian.” Mereka bahagia hidup bersama kembali.
Beberapa hari kemudian tercium bau tak sedap dari rumah itu. Polisi datang dang menemukan sesosok anak kecil sedang memeluk Ibunya. Anak tersebut tetap tersenyum. Menurut hasil otopsi diperkirakan Ibunya meninggal akinat penyakit kankernya dan anaknya akibat kurang makan berhari-hari.
Kemudian berita mengekspos berita tersebut, tanpa lupa menanyakan kepada pihak-pihak yang pernah berhubungan dengan Adi atau ibunya. Yang didapatkan hanya berita positif berupa anak yang penuh senyum tulus dan jujur.
Di depan televisi dalam rumah mewah seorang bapak hanya bisa menyesal dan rasa itu akan terus menghantuinya selamanya. Di stasiun, seorang satpam sering melamun hingga nyaris tertabrak kereta, tak pelak ia juga tak bisa lepas dari sesalnya.

Watch me, I’m broken angel
I want to fly but my wings are broken
I can’t fly, help me to fly

I can’t fly but I’m an angel
I’m still beautiful as it is
I am just covered with dirt

I was an angel and I will always be
In the end I will fly
No matter what

History

Semburat jingga di langit sore ini mengingatkanku akan hatiku yang mulai menjadi semakin tipis. Adakah seseorang di sana mau menebalkan hatiku? isilah hatiku dengan cintamu. Hanya itu yang kuinginkan. Namun saat ini sulit mendapatkan seseorang yang peduli kita apa adanya, seluruh sejarah hidup kita akan terbawa dan menjadi bumerang hidup kita. Tidak mungkinkah kita menjadi manusia yang lebih baik? Tak bisakah kita dapat dipandang sebagai mutiara setelah dianggap sebagai sampah? Yah lagu don’t judge me dari chris brown pun menegaskan hal itu. Tidak pernah orang melupakan kesalahan kita walau saat ini kita sudah menjadi manusia yang lebih baik. Seglanya akan dibahas selalu. Hidup itu bukan untuk masa lalu, jadi mengapa masa lalu membuat kita tidak bisa hidup lebih baik? Masa lalu seharusnya memang menjadi bahan pelajaran kita untuk menjadi lebih baik. Tahukan kalian mengapa berlian berharga dan sampah menjadi tidak berharga? Karena kita memandangnya demikian. Pernahkanh kita memandang sebaliknya? Dapatkah kalian bayangkan kalau suatu saat nanti atau di suatu tempat di semesta ini sampah dianggap lebih mulia?

Punch me as a scrap then i’ll be a scrap
Watch me as a diamond then i’ll be a diamond
Hate me as a slut then i’ll be your bitch
Love me as a lovely person then i’ll be your man
Kick me as a devil then i’ll give you a damn
Tell me that i’m an angel then i’ll make you fly in the heaven
I’ll be whatever you think

F*CKING PERFECT

Ketika semua orang telah merasa nyaman dengan kehidupannya, apakah kamu udah nyaman dengan kehidupanmu? Jawaban beruang kutub ini adalah belum. Diri ini kadang merasa iri sama semua orang yang merasa pede melenggang di tempat umum, bisa mengangkat dagunya tinggi-tinggi. Mereka tampan dan cantik, kayak, pintar, berbadan bagus, tapi diri ini hanya seorang bermuka biasa, berharta seadanya, dan sangat tidak bagus badannya. Proud, what is that? Is that only a dream that will never be come true?

Beruang kutub ini masih merasa minder, malu, dan bernoda. Orang lain selalu terlihat lebih sempurna. Sedangkan diri ini sangat jauh dari sempurna. IRI… IRI… IRI… when everybody gets their perfect partner. I want one.. the one who hold me tight in my bad day, cry in my happy day, and laugh in my sad day. Is that you? Are you gonna be my perfect partner?

When the sky is beyond to reach
your wings are broken
you can not fly
you just can stare at the sky
hope there will be a star seeing you as a fallen angel
your beauty is perfect as it is
never thought that the one can fly is better
the star is picking you
and make you fly with him to the sky
sky no longer beyond your reach
even more you are beyond the sky

Teman Lama, Mantan Teman, Teman Baru???

teman.. yah.. friends… kawan… sahabat… apapun itu kalian memanggilnya.. tampak mudah dan indah… tapi ketika tiba saatnya terjadi masalah antar teman itu sendiri bagaimana? akankah cepat selesai? akankah akan berbaikan lagi dengan cepat? atau putus hubungan selama2nya? awal pertemanan yang sempurna adalah menurut pribadi ini adalah lingkaran rantai

namun ketika ada masalah2 kecil maka akan terjadi kerusakan rantai yang masih dapat diperbaiki namun bukan berarti rantai itu kan tetap sama seperti sebelumnya, karena memang sulit kecuali pake alat bantu (kalau rantai pakai las), berarti butuh kesakitan tambahan bagi si sakit hati agar dapat diperkuat, maksudnya di sini adalah masalah baru/lain dimana teman2 yang lain akan membatu si sakit hati bisa kembali walau tak sepenuhnya sama (ya.. memang tak ada manusia yang akan melupakan semuanya… pasti ada hal2 tertentu termasuk yang menjengkelkan pasti akan diingat)

nah ketika terjadi pertengkaran hebat bahkan rantai itu tidak akan bisa ataupun sangat sulit sekali menjadi rantai berbentuk lingkaran lagi.. rantai itu akan memiliki ujung dan akan merasa hilang, bisa yang menyenangkan bisa juga sedih. yang menyenangkan apabila memang yang hilang itu memang menyebalkan, bila seperti itu maka pertemanan ini biasanya akan membentuk lingkaran baru walau tetap dengan bantuan dan pasti ada saat2 bahagia yang akan mereka ingat dengan anak rantai yang hilang… bila tidak semua orang menganggap orang itu menyebalkan maka dapat terbentuk 2 lingkaran baru yang terdapat sisi bersinggungan, ataupun akan menjadi 2 lingkaran baru…

berbicara tentang masalah: semakin dekat seseorang akan semakin banyak singgungan yang akan terjadi… hal ini sama analaoginya dengan terdapat 2 benda yang sama2 memiliki kerikil yang ditempelkan.. ketika sama2 berjauhan maka tidak akan ada gesekan ataupun benturan kerikil, semakin dekat kerikil besar akan bergesekan namun tak terlalu sering… ketika sudah sangan dekat gesekan baik dari kerikil besar maupun kecil akan sering terjadi… nah apa yang dilakukan agar rantai tetap terjaga???

Jawaban utamanya cukup satu menurut saya: Instropeksi diri masing2… tak semua hal di dirimu adalah hal benar dan sebaliknya… dan saling memahami karakter masing2…